Introvert Tuh Gini!

 Blog ini aku buat untuk menenangkan isi kepalaku yang setiap malam selalu ramai tetapi tidak punya satu orangpun yang mendengarkan. Selama ini aku sudah berusaha melawan semuanya tapi pada akhirnya selalu kehabisan waktu hingga harus memulai hari baru. 

Aku adalah seorang introvert yang sangat extreme, sangat jarang keluar rumah dan bertemu orang selain orang-orang di lingkaran kerjaku. Setiap kali hari hampir usai,malampun mulai datang dan suasana semakin hening disitulah isi kepalaku justru semakin ramai. entah mengapa! tetapi ini terjadi setaip hari dan selalu saja kudapati diriku menampung semua ini sendirian. aku sadar bahwa aku butuh seseorang setidaknya untuk mendengarkanku tetapi sungguh aku tidak bisa memutuskan seorangpun. 

Banyak hal yang aku pikirkan sepanjang malam, begitu kompleks. sejujurnya aku kesulitan mengungkapkan apa yang ada didalam hati dan pikiranku kepada orang lain sampai pada suatu hari ada pada kondisi dimana bertemu dengan psikiater adalah keharusan, murni bukan kehendakku. ketika hasil test keluar dan mendapatkan sedikit konseling. perkataan yang keluar dari dokter yang bilang bahwa "kamu sering menyembunyikan perasaanmu ya?" aku kaget dan terdiam tetapi kemdian dokter tersebut langsung berkata lagi "ini tidak apa-apa kok kamu masih baik-baik saja". aku hanya menunduk terdiam. 

Saat itu aku langsung sadar bahwa selama ini aku memang tidak pernah menunjukan perasaanku kepada siapapun. semuanya yang aku alami dan rasakan di dalam hidupku benar kutelan dan nikmati sendiri. mulai dari percintaan, keluarga, pekerjaan, teman, rekan kerja, dan lainnya semuanya tersimpan rapi dalam hati batin dan pikiran. mungkin hal ini yang membuat kesehatanku selalu bermasalah. selalu sakit-sakitan tidak jelas, sulit tidur, mengalami gangguan pada organ gerak otot sendi tulang pernapasan rambut rontok wajah yang terlihat penuh beban dan banyak lainnya. 

Lucunya aku selalu menjadi tempat curhat untuk orang lain dari hal sepele sampai hal luar biasa seperti aib mereka dan dengan entengnya memberikan solusi. padahal diri sendiri hanya punya aku. sad banget 

Komentar